Sering kali menuangkan perbedaan
Hanya sering kali dibungkus dengan kenistaan
Jika kita melihat,
Sering kali ombak datang menjemput pasir
Pun terkadang meninggalkannya,
Terlampir di bibir pantai
Juga terkadang hiruk pikuk kota,
Menjamur di antara pencakar langit
Sedang manusia,
Menunggu lepas penat mencari sepi
Kadang mata dibutakan sesuatu yang buram
Tidak pernah mengenal ujungnya
Tidak pernah tahu apa bentuknya
Hanya saja buram
Tidak pernah terlepas penatnya
Jikalau memang semesta berkehendak
Buram pun jadi jelas
Jelas pun bisa bermakna ganda
Entah terang atau terlalu silau untuk dipandang
Sejenisnya mampu kembali membutakan
Atau,
Sedikit memburamkan
Berkehendak bukan jadi persoalan
Keinginan bukan sesuatu yang fana
Tapi fakta terlalu mudah membukakan mata
Sedang dilain hari, miris makin nyata
Dalam kurun waktu ini perenungan dimulai
Jawabannya?
Nanti.
Cari sendiri, atau tutup sendiri
-2018-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar